Hi ALL ,  welcome  |  MY SITE  |  PLEASE READ  |  THANK'S YOU ALL
Selamat datang di online learning, Ayo, terus belajar dan ilmu adalah teman yang paling baik. (kritik dan saran hubungi mhharismansur@gmail.com atau Hp. 081329653007)
Tampilkan postingan dengan label sistem pernafasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sistem pernafasan. Tampilkan semua postingan

Paru-paru Basah pada Anak dan Dewasa

Written By mhharismansur on Rabu, 12 Desember 2012 | 23.42


Paru-paru basah, biasa juga dikenal dengan bronchitis akut  adalah infeksi atau radang paru-paru  akibat dari terisinya paru-paru oleh cairan yang kemudian menyebabkan paru-paru membengkak dan memproduksi lendir. Lendir ini kemudian menghambat pertukaran gas di dalam paru-paru hingga menyebabkan darah mengandung terlalu banyak Karbon dioksida  dan terlalu sedikit mengandung oksigen yang akhirnya menyebabkan penderita mengalami batuk berlendir yang sangat kental berwarna kuning hijau seperti nanah dan seringkali bercampur dengan darah.
Gejala paru-paru basah adalah penderita mengalami nyeri  di dada, gemetar, menggigil, suara nafas berat,  bernafas pendek-pendek dengan sangat cepat, demam atau panas tinggi, serta mual dan  muntah .  Biasanya diawali dengan flu ringan yang tidak ujung membaik, sakit kepala dan hilangnya nafsu makan. Pada bayi atau anak jika kasusnya parah maka bayi akan terlihat membiru, cuping hidung membesar dan otot-otot antara tulang rusuk akan tertarik setiap kali menarik napas.
Penyebab paru-paru basah antara lain disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, parasit, bisa juga dari menghisap asap kimia atau debu.
Paru-paru basah dapat menular melalui penyebaran partikel udara yang telah terinfeksi, biasanya melalui batuk dan bersin atau dengan kontak langsung dengan cairan yang terkontaminasi. Pada anak biasanya paru-paru basah disebabkan oleh virus. Mereka yang paling beresiko adalah anak dibawah usia 2 tahun, terutama bayi berusia 3-6 bulan yang sistem kekebalan tubuhnya belum kuat, anak atau bayi yang sering berada di sekitar perokok atau bayi prematur. Selain itu orang yang memiliki penyakit kronis seperti diabetes, jantung, asma, perokok, pencinta minuman beralkohol , mereka yang sedang menjalani khemoterapi  atau yang mengidap virus HIV atau AIDS juga beresiko tinggi tertular peyakit ini.
Cara pengobatan Paru-paru basah bervariasi tergantung dari penyebabnya. Jika penyebabnya bakteri maka harus diobati dengan antibiotik. Jika penyebabnya virus maka bukan antibiotik yang diperlukan tetapi dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh penderita  dengan banyak istirahat disertai banyak asupan cairan seperti jus jeruk atau jus apel hangat atau pemberian obat anti virus. Pada bayi atau anak  bisa dilakukan dengan cara menepuk-nepuk dadanya, dijemur matahari pagi atau jika dirawat di rumah sakit biasanya diberikan fisiotherapy dengan sinar serta diuap dengan alat humidifier.
Pencegahan tertular dari paru-paru basah adalah melakukan vaksinasi bagi mereka  yang beresiko tinggi, cuci tangan sesering mungkin, melakukan olahraga minimal berjalan kaki setengah jam perhari, pola makan sehat, menkonsumsi cukup vitamin C dan tidur malam yang cukup, idealnya 8 jam. Pada bayi dan anak sebaiknya para orangtua harus selalu siaga dalam menjauhkan anak dan bayi mereka dari lingkungan yang berasap rokok.
sumber : klik disini
Artikel yang berkaitan
  • Mengenal Beberapa Penyebab dan Pencegahan Gangguan Pencernaan Pada Bayi
  • Makanan Sehat Menguatkan Sistem Pencernaan Pada Anak
  • Cara Diet Bagi Anak Penderita Gangguan Pencernaan
  • Beberapa Cara Mengatasi Diare pada Anak Balita
  • Mempelajari Cara Mengatasi Gangguan Pencernaan pada Balita
  • Gejala Adanya Gangguan Sistem Perncernaan pada Balita
  • Paru-paru Basah pada Anak dan Dewasa
  • Pengobatan Asma pada Anak
  • Mimisan Pada Anak
  • 23.42 | 0 komentar

    Pengobatan Asma pada Anak


    Asma adalah radang atau infeksi pada paru-paru yang menyebabkan jalur pernafasan menjadi sempit sehingga menyebabkan penderitanya kesulitan bernafas.  Penyakit ini dapat terjadi pada semua usia khususnya bayi dan anak yang sistem kekebalan tubuhnya belum begitu kuat.
    Asma biasanya disebabkan oleh virus terinfeksi seperti flu dan batuk. Pemicunya bisa bermacam-macam , antara lain debu, asap, asap dan bahan kimia, reaksi alergi, obat-obatan, binatang, makanan tertentu , bahkan  berolahraga.
    Tidak ada obat pasti untuk menyembuhkan asma, tetapi ada berbagai cara pengobatan asma pada anak yang dapat digunakan berdasarkan pada dua tujuan penting yaitu untuk meredakan gejala asma dan mencegah serangan asma kembali terjadi.
    Tes kulit dapat dilakukan untuk melihat apakah anak alergi terhadap zat tertentu. Pada anak, asma dapat didiagnosa jika ternyata mereka  merespon terhadap pengobatan asma.
    Pada beberapa kasus yang parah, serangan asma diobati dengan tablet steroid yang diberikan selama periode waktu tertentu.
    Inhaler  juga biasa digunakan untuk membantu penderita asma ketika mengalami serangan. Inhaler adalah alat pengisap berupa aerosol kecil yang dengan menghisap alat ini akan dapat melemaskan otot-otot di sekitar saluran udara sehingga memungkinkan anak untuk bernapas lebih mudah.  Kemampuan menggunakan inhaler dengan benar pada anak sangatlah penting agar fungsi alat tersebut  menjadi efektif.
    Alat yang disebut peak flow meter yang dapat digunakan untuk mendeteksi asma karena bisa mengukur volume dan seberapa cepat udara keluar masuk dari paru-paru anak saat mereka bernafas. Alat ini juga dapat digunakan untuk memeriksa apakah pengobatan asma yang diberikan efektif.
    Alat lain yang disebut spirometri  juga dapat membantu menentukan seberapa baik paru-paru anak bekerja dan dapat memberikan informasi lebih dari peak flow meter danterkadang dokter juga melakukan x-ray untuk melihat apakah ada penyebab lainnya yang menjadi penyebab timbulnya serangan asma.
    Berbagai faktor dapat terlibat dalam serangan asma, sehingga setiap pengobatan asma pada anak sifatnya akan individual tergantung pada reaksi atau daya tahan tubuh anak terhadap pemicunya. Pengobatan medis hanya bagian dari rangkaianpengobatan, jadi sangat penting juga untuk mengidentifikasi hal-hal yang bisa menjadi pemicu timbulnya asma itu sendiri atau hal-hal yang bisa membuat serangan asma menjadi  parah. Membuat catatan berbagai  hal yang dapat memicu timbulnya asma anak Anda dapat membantu Anda untuk menemukan pola asma yang diderita anak Anda dan tentunya akan membantu dokter Anda dalam memberikan pengobatan. Kombinasi obat dan perawatan yang tepat akan sangat efektif untuk pengobatan asma pada anak Anda.
    Semakin besar usia anak Anda, semakin ia dapat diajarkan untuk memahami pentingnya nya berhati-hati dalam menjaga segala hal yang bisa memicu serangan asmanya datang kembali. Dengan langkah dan perawatan yang tepat kebanyakan anak dengan asma juga  bisa menjalani kehidupan normal layaknya mereka yang tidak menderita asma.
    sumber : klik disini
    Artikel yang berkaitan
  • Mengenal Beberapa Penyebab dan Pencegahan Gangguan Pencernaan Pada Bayi
  • Makanan Sehat Menguatkan Sistem Pencernaan Pada Anak
  • Cara Diet Bagi Anak Penderita Gangguan Pencernaan
  • Beberapa Cara Mengatasi Diare pada Anak Balita
  • Mempelajari Cara Mengatasi Gangguan Pencernaan pada Balita
  • Gejala Adanya Gangguan Sistem Perncernaan pada Balita
  • Paru-paru Basah pada Anak dan Dewasa
  • Pengobatan Asma pada Anak
  • Mimisan Pada Anak
  • 23.40 | 0 komentar
    Bse Information, Instructional Media And Educational Articles

    Kontak

    Nama

    Email *

    Pesan *

    Submit ExpressFree Webmaster Tools

    go green indonesia!