Hi ALL ,  welcome  |  MY SITE  |  PLEASE READ  |  THANK'S YOU ALL
Selamat datang di online learning, Ayo, terus belajar dan ilmu adalah teman yang paling baik. (kritik dan saran hubungi mhharismansur@gmail.com atau Hp. 081329653007)

Bahaya Kanker Mata Pada Anak (Retinoblastoma)

Written By mhharismansur on Jumat, 29 Maret 2013 | 14.32


Kanker mata pada anak (retinoblastoma) merupakan kanker yang terjadi pada retina. Dimana retina merupakan bagian mata yang memiliki fungsi sebagai penerima cahaya. Bagian retina ini sangat peka terhadap cahaya. Kanker mata banyak menyerang anak-anak. Berdasarkan data stastistik setiap tahun 200 juta anak menderita penyakit kanker mata pada anak (retinoblastoma).
Penyakit kanker mata ini sangat berbahaya karena bisa mengakibatkan kebutaan dan bahkan mengakibatkan kematian. Beberapa anak, yang mengalami kanker pada kedua mata, besar kemungkinan akan mengalami tumor lain seperti sarkoma osteogenic (tumor kanker yang mempengaruhi tulang). Bahkan dengan dilakukan terapi radiasi untuk tumor (radioterapi sinar eksternal) akan mengakibatkan komplikasi tumor lain. Oleh karena itu kanker mata pada anak (retinoblastoma) sangat berbahaya sekali.
Kemungkinan untuk disembuhkannya pun sangat kecil. Penyakit ini hanya bisa disembuhkan apabila sudah diidentifikasi sejak dini. Sebenarnya bukan penyembuhan, tapi pencegahan agar kanker tidak menyebar ke bagian tubuh lain untuk mengurangi resiko kematian yaitu dengan cara mengangkat mata yang terkena kanker.

Penyebab Kanker Mata Pada Anak (Retinoblastoma)

Hingga saat ini penyebab kanker mata pada anak (retinoblastoma) belum dapat diketahui secara pasti. Faktor keturunan yang menjadi dugaan saat ini. Ini disebabkan risiko kanker mata akan menjadi lebih besar apabila dalam suatu keluarga ada yang menderita Retinoblastoma karena tingkat penurunan bisa mencapai 45%. Selain itu bisa juga disebabkan faktor lingkungan, terutama yang tidak kondusif dan rentan terhadap persebaran infeksi, virus, dan bakteri. Paparan sinar radiasi dan juga bahan-bahan kimia juga bisa meningkatkan resiko kanker mata pada anak (retinoblastoma) . Penyebab retinoblastoma pada salah satu mata (unilateral) atau kedua mata (bilateral) anak hingga kini belum diketahui secara pasti sehingga pencegahannya pun menjadi sulit dilakukan.

Pencegahan dan Pengobatan Kanker Mata Pada Anak (Retinoblastoma)

Retinoblastoma memang susah untuk diobati. Walaupun demikian, dampak dari penyakit ini bisa ditekan dengan deteksi dini. Retinoblastoma yang berhasil ditemukan pada stadium awal bisa disembuhkan. Bahkan ada kemungkinan mata masih bisa dipertahankan jika ukuran kanker masih dibawah 0,5 cm. Akan tetapi semakin terlambat di deteksi akan semakin sulit penderita retinoblastoma untuk sembuh dan semakin kecil peluangnya.
Tanda-tanda umum retinoblastoma mesti diwaspadai sebagai gejala retinoblastoma. Adapun gejalanya adalah mata kemerahan, terjadi peradangan pada mata dan terdapat bintik putih di bagian mata yang berwarna hitam. Bila sudah parah bintik putih tersebut akan membesar dan kemudian akan memantulkan cahaya yang masuk ke mata seperti mata kucing, mata juling serta bola mata menonjol ke luar. Segera hubungi dokter Anda dan lakukan konsultasi agar Anda mendapatkan kepastiannya. Deteksi dini kanker anak akan sangat membantu dalam proses pengobatan dan peluang kesembuhannya.
sumber : klik disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar