Hi ALL ,  welcome  |  MY SITE  |  PLEASE READ  |  THANK'S YOU ALL
Selamat datang di online learning, Ayo, terus belajar dan ilmu adalah teman yang paling baik. (kritik dan saran hubungi mhharismansur@gmail.com atau Hp. 081329653007)

Ayah Perokok, Anak Berisiko Kanker

Written By mhharismansur on Jumat, 29 Maret 2013 | 14.11


Bagi Anda yang seorang perokok berat wajib membaca artikel berikut ini, ayah perokok, anak berisiko kanker. Salah satu kebiasaan buruk para lelaki dewasa yang sering kali sulit dihentikan dan selalu rutin dikerjakan adalah merokok. Bahkan di zaman sekarang, kalangan remaja hingga anak–anak kecil pun ikut menggilai aktifitas negatif ini. Pengaruh dari lingkungan di sekitarnya bisa menjadi penyebab utama bagi anak–anak yang sudah mulai merokok sejak usia dini. Terlebih usia dan masa depan mereka masih terbilang panjang dan sayang bila terjadi hal–hal yang tidak diinginkan. Sebab rokok sendiri merupakan salah satu produk yang banyak sekali mengandung zat–zat adiktif dan berbahaya, namun bisa dibilang sama sekali tidak memiliki manfaat bagi yang mengkonsumsinya.
Ternyata masih banyak dari mereka (para perokok) yang masih kesulitan, bahkan bertanya–tanya, mengapa sulit menghentikan kebiasaan merokok meskipun tahu bahwa rokok tidak memiliki faedah bagi tubuh sendiri? Jawabannya mudah saja. Sebab zat – zat adiktif (racun candu) yang mampu membuat seorang perokok seolah mampu memberikan seluruh kemampuannya di saat menghisap sebatang rokok. Ada kenikmatan tersendiri bagi mereka yang sudah kecanduan rokok.

Kanker Akibat Rokok

Kini ada fakta menarik dibalik kenikmatan semu bagi Anda para pecinta rokok. Sebab ayah perokok, anak berisiko kanker. Mengapa demikian? Padahal anak kita tidak pernah menyentuh, apalagi sampai menghisapnya? Terkadang hal sepele ini sering menjadi masalah di kemudian hari. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), 30% zat karsiogenik yang mampu memicu timbulnya kanker adalah berasal dari asap rokok. Lalu 35% berasal dari berbagai jenis makanan dan minuman yang beredar bebas di pasaran. Sedangkan sisanya (35%) berasal dari paparan lingkungan sekitar kita, seperti misalnya lingkungan yang dekat dengan limbah pabrik, sungai yang penuh sampah, ataupun dampak dari sinar matahari langsung.
Namun uniknya, meskipun jumlah rasionya hanya 30% saja, rokok merupakan faktor penyebab timbulnya kanker yang sifatnya merusak kehidupan secara total. Dalam hal ini, rokok mampu tidak hanya merugikan diri sendiri, namun juga berdampak buruk terhadap orang lain. Contohnya, apabila kita mengkonsumsi makanan ataupun minuman biasanya sering kita makan sendiri. Namun lain halnya dengan rokok. Sebab secara tidak langsung kita turut meracuni orang–orang di sekitar kita lewat hembusan asap yang kita keluarkan ketika tengah menikmati sebatang rokok.

Jauhkan Anak Anda Dari Lingkungan Perokok

Bayangkan bila racun dari asap rokok kita keluarkan saat kita tengah berada di antara keluarga kita, terutama anak–anak kita yang masih kecil. Betapa kejamnya diri kita sebagai seorang ayah yang telah tega memberikan racun bagi tubuhnya, meskipun hal itu terkadang tidak kita sadari. Untuk itu diharapkan bagi Anda yang memang seorang perokok berat, agar berusaha menghentikan, minimal mengurangi kebiasaan buruk tersebut.
Perhatikan keadaan orang–orang di sekitar Anda, apakah memang lingkungan para perokok yang aktif atau bukan. Jangan sampai Anda bersikap egois demi memuaskan hobi dan kegemaran Anda, namun justru merugikan orang lain yang berada di sekitar Anda. Pastikan juga untuk perlahan–lahan mengurangi aktifitas buruk tersebut. Hal ini bukan hanya akan menyelamatkan kesehatan dan nyawa Anda, namun juga bagi keluarga Anda dan masa depan anak – anak Anda kelak. Semoga artikel ayah perokok, anak berisiko kanker ini dapat berguna bagi Anda.
sumber : klik disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar